Mawaqif beriman dengan Akal Budi

Rp 120.000,00

Judul: Mawaqif Beriman dengan Akal Budi

Penulis: Henri Shalahuddin

Penerbit:Insititute for the Study of Islmic Thought and Civilization (INSITS)

Jenis Cover: Soft Cover

Tebal:xxviii+249 hlm.

ISBN: 978-602-52894-2-2

Beriman kepada Allah dan membenarkan ajaran Rasul-Nya adalah pondasi yang paling mendasar dalam struktur berislam (‘aqidah). Sebab keimanan ini akan menjelma menjadi cara pandang, fremwork dan worldview bagi seorang Muslim dalam menjalani kehidupannya. Aqidah bukan sekedar soal keyakinan, tetapi juga sebagai ilmu. Sebab keyakinan yang benar harus berasaskan ilmu, fa’lam annahu la ilaha ilallah, kenalilah dengan ilmu bahwa tiada Tuhan selain Allah. Islam tidak hanya mengatur masalah ibadah dan hukum halal, haram, wajib, sunnah dan makruh, tetapi juga umatnya sejak cara berfikirnya. Inilah Islam yang menjadi Asas Pandangan Hidup (worldview) dan motor pembangkit peradaban (din-tamaddun-madinah).

Kurangnya kepedulian kepada pemikiran Islam dan ilmu Kalam, -karena dianggap terlalu berat dan tidak praktis, bahkan diharamkan oleh sebagian kalangan;-sering membuahkan kebingungan kolektif, dan memunculkan kerancuan dalam mendudukkan suatu perbedaan; antara yang bersifat variatif dan kontradiktif; mana yang seharusnya dalam porsi furu’iyyat (cabang), dan mana yang usuliyyat (utama). Akhirnya, terjadi saling mengkafirkan, dan pembid’ahan sesama saudara seiman, namun “toleran” dan membela penganut aliran-aliran sesat dan agama lain. Di sinilah peran ilmu kalam dalam menanamkan prinsip wala’ wal bara’ (konsep loyalitas bebasis iman dan ilmu) dan merawat ukhuwwah Islamiyyah.

CIOS UNIDA Gontor